Software akuntansi tidak hanya digunakan oleh perusahaan startup saja namun juga bisa digunakan oleh perusahaan manufaktur.

Pengelolaan keuangan perusahaan manufaktur yang rumit tentu membutuhkan sebuah sistem otomasi seperti software akuntansi agar perusahaan bisa lebih berfokus pada peningkatan produksi dan strategi pengembangan SDM.

Meski begitu, pelaku usaha manufaktur harus jeli memilih software akuntansi. Pasalnya, data keuangan perusahaan manufaktur yang besar juga membutuhkan software akuntansi yang aman.

Pertama, pastikan software akuntansi tersebut bersertifikat ISO 27001 dan mendapatkan legalitas dari instansi terkait, dalam hal ini adalah KOMINFO.

Kedua, proses migrasi data yang mudah dan dilengkapi dengan customer support yang siap membantu Anda.

Dua faktor penting itu yang harus menjadi pertimbangan Anda untuk memilih software akuntansi. Selain dua faktor tersebut, ada beberapa pertimbangan fitur bagi Anda dalam hal memilih software accounting.

Mampu Menghitung Harga Pokok Penjualan (COGS)

Pertama fitur penyusunan harga pokok penjualan (HPP). Hal ini memudahkan Anda terutama yang memiliki usaha manufaktur untuk menentukan harga berdasarkan konversi bahan baku.

Pertama, Anda bisa memantau dan menganalisis efisiensi bahan baku terhadap produk jadi dan juga biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk jadi.

Kedua, hasil perhitungan harga pokok penjualan secara otomatis akan terekam dalam perhitungan neraca dan juga laporan laba rugi.

Dengan software accounting Anda bisa melakukan perhitungan konversi produk bahan mentah menjadi bahan jadi.

Mampu Memberikan Laporan Aset Tetap

Software akuntansi atau aplikasi accounting yang profesional bagi industri manufaktur adalah mampu membuat laporan aset tetap salah satunya adalah akumulasi penyusutan aset

Penyusutan atau depresiasi aset penting diketahui oleh perusahaan terutama oleh usaha yang bergerak di bidang manufaktur yang menggunakan banyak alat dan mesin.

Dengan mengetahui depresiasi aset, Anda akan mengetahui nilai bisnis. Biasanya nilai aset yang tercatat dalam jurnal akan melebihi nilai seharusnya sehingga laba bisnis yang tercatat juga lebih tinggi dari yang ada.

Kedua, Anda mengetahui masa kegunaan aset yang tepat. Kapan Anda harus mengganti dengan aset baru, berapa kemampuan produksi dalam satu waktu. Selain itu, mengetahui depresiasi aset juga membantu Anda dalam menghitung pajak yang harus dikeluarkan.

Software Akuntansi yang Memiliki Manajemen Stok Barang

Fitur kedua yang wajib ada pada software akuntansi manufaktur adalah manajemen stok barang.

Industri manufaktur sangat erat kaitannya dengan simpan-menyimpan stok barang. Sehingga penting bagi pelaku usaha manufaktur untuk memantau arus keluar-masuk stok barang produksi.

Pastikan ketika Anda memilih software akuntansi, fitur manajemen stok barang seperti; stok opname, pengaturan SKU (stock keeping unit), perhitungan dan pembuatan laporan arus keluar-masuk barang wajib Anda pertimbangkan.

Mampu Membuat Proforma Invoice

Dalam rantai produksi, biasanya perusahaan manufaktur berada di tingkat supplier. Kebanyakan dari perusahaan manufaktur biasanya membuat bahan mentah atau bagian-bagian dari produk jadi.

Oleh karena itu, sebuah perusahaan yang berperan sebagai supplier penting untuk bisa membuat faktur proforma atau proforma invoice.

Proforma invoice adalah dokumen yang diberikan kepada konsumen atau klien sebelum barang/jasa tiba atau digunakan. Sehingga konsumen bisa mengestimasi pengeluaran dalam transaksi tersebut.

Proforma invoice berbeda dengan surat penawaran. Proforma invoice dikeluarkan ketika telah terjadi kesepakatan transaksi sehingga informasi pada proforma invoice bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar.

Bagi supplier, proforma invoice sangat penting karena perusahaan dapat memperkirakan jumlah barang yang akan diproduksi.

Oleh karena itu, software akuntansi yang baik harus memiliki fitur pembuatan proforma invoice dan juga invoice biasa. 

Mampu Melacak Utang dan Piutang Perusahaan

Terakhir yang terpenting dari software akuntansi untuk usaha manufaktur adalah kemampuan software dalam membuat laporan utang-piutang beserta melacak usia utang-piutang.

Karena arus turnover produksi pada perusahaan manufaktur tinggi, kegiatan utang-piutang pun juga semakin banyak dan cenderung sulit dilacak jika hanya menggunakan cara konvensional.

Software akuntansi harus mampu memberikan informasi utang dan piutang seperti batas pembayaran, nama dan nomor faktur, nominal, hingga pos-pos asal utang-piutang misalnya dari divisi A, proyek pekerjaan B, atau cabang kantor C.

Software Akuntansi Pilihan Usaha Manufaktur di Indonesia

Salah satu pilihan software dan aplikasi akuntansi terbaik bagi usaha manufaktur di Indonesia adalah Jurnal. Software akuntansi Jurnal telah dipercaya oleh banyak perusahaan manufaktur di Indonesia.

Jurnal juga telah memenuhi lima fitur wajib yang cocok untuk kegiatan bisnis industri manufaktur dan tentu fitur dasar software akuntansi yaitu pengelolaan dan pembuatan laporan keuangan.

Penting bagi perusahaan manufaktur beralih digital menghadapi era industri 4.0 diawali dengan digitalisasi pengelolaan keuangan dengan aplikasi keuangan bisnis seperti Jurnal.

Anda bisa mengetahui fitur-fitur komprehensif Jurnal dengan mengakses free trial 14 hari Jurnal yang dipandu dengan tim customer support yang siap membantu Anda bermigrasi ke software akuntansi. Baca juga Tips Memilih Pakaian Bayi yang Nyaman.